Setiap pasangan yang telah menikah pasti mendambakan seorang anak sebagai penerus generasinya. Tapi, tidak semua pasangan bisa mendapatkan momongan dengan cepat. Ada yang beberapa bulan menikah sudah hamil, namun ada juga yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk hamil. Banyak faktor yang mempengaruhi kapan seseorang bisa hamil, mulai dari faktor psikologis seperti stres atau banyak pikiran dan juga faktor fisik seperti pola makan yang tidak sehat atau kurangnya olahraga.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar cepat hamil:
1. Cari tahu Basal Body Temperature (BBT).
Biasakan untuk mencatat suhu pertama setiap pagi dan mencari tahu perubahannya, banyak perempuan yang BBT nya sedikit menukik sekitar satu-dua hari sebelum ovulasi, hal ini menandakan bahwa masa ovulasi sudah dekat dan dapat meningkatkan kemungkinan untuk hamil.
2. Mengonsumsi makanan yang sehat.
Atur pola makan sehat setiap hari yang akan memberikan kesempatan bisa hamil lebih cepat dibandingkan dengan perokok, peminum alkohol, atau pengkonsumsi obat-obatan.
3. Cari tahu masa subur.
Hal pertama yang harus dilakukan ketika sudah siap untuk memiliki anak adalah mengetahui tentang kesuburan masing-masing pasangan dan bagaimana siklus kesuburan sang perempuan.
4. Memeriksa lendir mulut rahim atau cervical mucous (CM).
Pada hari pertama setelah periode haid CM akan cenderung kering dan rapuh, jika masa ovulasi akan datang CM akan lebih lengket dan basah yang menandakan awal masa subur. CM yang terasa seperti putih telur mentah menandakan ovulasi yang sangat dekat bisa terjadi dalam waktu beberapa jam saja, dan ini merupakan waktu yang paling subur.
5. Optimis dan berpikiran positif.
Menghindari perasaan depresi atau stres ketika belum dikarunia kehamilan. Teruslah memotivasi diri sendiri dan terus mencoba. Komunikasi yang baik denga pasangan akan sangat membantu mewujudkan impian bersama.