Sebuah studi diadakan oleh para ilmuwan dari Universitas Rochester (New York) terhadap lebih dari 14 ribu ibu di Inggris. Mereka menemukan bahwa kondisi gelisah dan depresi pada ibu hamil membuat buah hati mengalami kesulitan tidur, mulai dari sering terbangun saat malam, susah cepat tidur, hingga enggan untuk pergi tidur. Kortisol (hormon yang diproduksi ketika seseorang stres) dapat disalurkan lewat plasenta sehingga mempengaruhi perkembangan janin, khususnya dalam hal kualitas tidurnya.
Tanda-tanda depresi pada ibu hamil yang bisa mempengaruhi kualitas tidur buah hati itu sendiri antara lain sebagai berikut.
1. Masalah tidur, termasuk terlalu banyak tidur.
2. Perubahan nafsu makan yang drastis sehingga mempengaruhi berat badan.
3. Sakit kepala hingga menyebabkan tubuh tak berenergi.
4. Merasa diri tak berharga, benci diri sendiri, hingga merasa bersalah tanpa alasan jelas.
Jika satu atau beberapa gejala di atas menghampiri hari-hari kehamilan ibu, ada baiknya ibu segera berkonsultasi dengan dokter agar dapat ditemukan solusi terbaik bagi ibu dan bayi.
depresi pada ibu hamil,terlalu banyak tidur saat hamil,apa pendidikan yang mempengarui kehamilan,tanda tanda depresi,kondisi psikologis wanita hamil di luar nikah,kebiasaan yang baik saat hamil,hamil dan banyak tidur,depresi remaja putri akibat hamil diluar nikah,depresi karena hamil diluar nikah,Waktu tidur yg baik untuk ibu hamil