Sel kanker bisa menyebar dari wanita yang sedang hamil kepada janinnya. Kini peneliti dari Jepang menunjukkan bahwa fenomena tersebut adalah nyata meskipun masih sangat langka. Penularan sel kanker dari ibu ke janin masih langka, ini dikarenakan terdapat plasenta yang bertindak sebagai penghalang bagi sel ibu masuk ke janin serta sistem kekebalan janin akan menolak dan menghancurkan sel kanker tersebut. Sekitar 30 kasus yang sudah dilaporkan pada masa lalu, penyebaran dari ibu ke anak yang sudah muncul pada kanker yang sama yaitu leukimia dan melanoma (kanker bola mata). kecurigaan ini Dengan menggunakan genetik ‘sidik jari’, peneliti menemukan bahwa sel kanker tersebut telah berkembang pada ibu dan ditularkan kepada bayinya. sudah berlangsung lama, tapi tidak ada bukti genetik yang jelas untuk mendukung kecurigaan tersebut.
Sebagai tambahan, tim Mitzutani juga menemukan bahwa sel kanker ini telah menghancurkan daerah DNA bayi yang biasanya mampu membedakan antara sel bayi dan sel ibunya. Berdasarkan penemuan ini, para peneliti percaya bahwa sel kanker dari ibu bisa menyeberangi plasenta dan berhasil masuk ke dalam diri bayi. Namun, perpindahan jenis ini tetap saja masih jarang terjadi. Sangat jarang bahwa seseorang akan mengetahui dirinya memiliki penyakit seperti itu selama atau setelah hamil, namun tindakan pencegahan masih bisa diambil. Meskipun kejadian seperti ini masih jarang terjadi, bayi yang lahir pada wanita hamil yang menderita kanker selama kehamilannya harus mendapatkan pengamatan yang cermat agar pencegahan bisa segera dilakukan.
hamil,58 langka asuhan persalinan normal,biodisc dan paru-paru,cara penularan kanker kulit,gambaran harga diri pada pasien kanker,leukemia pada ibu hamil,penularan kanker,penularan kanker paru paru