Perceraian yang dilakukan pasangan menikah tak hanya merugikan kesehatan psikis tapi juga kesehatan fisik bagi keduanya tapi juga pada anak-anak. Ancaman kesehatan pada anak yang orangtuanya bercerai ini lumayan serius. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa anak-anak dari orangtua yang bercerai lebih rentan menderita penyakit stroke.Selama ini faktor risiko stroke selalu berkaitan dengan obesitas (kegemukan), merokok atau diabetes. Tapi untuk pertama kalinya peneliti memasukkan perceraian sebagai faktor risiko stroke pada anak di kemudian hari. tudi ini dapat menjelaskan dampak dari perceraian orangtua terhadap anak-anak. Stres sejak kanak-kanak karena orangtuanya bercerai akan berdampak pada kesehatan anak saat dewasa,
Perceraian orangtua dapat meningkatkan risiko stroke anak di kemudian hari menjadi dua kali lipat. Tapi studi ini tidak menyimpulkan bahwa anak-anak dari orangtua yang bercerai ditakdirkan untuk menderita stroke. Temuan ini berdasarkan hasil survei pada lebih dari 13.000 orang yang tinggal di Kanada, yang juga merupakan bagian dari 2005 Canadian Health Survey. Ada beberapa hal yang mengaitkan antara perceraian dan risiko stroke, yang paling utama adalah stres berat masa kecil. Stres berat di masa kecil dapat mengubah perkembangan tubuh dan mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh, yang pada gilirannya akan membuat orang akan lebih rentan terhadap serangan berbagai penyakit dari waktu ke waktu.
perkembangan potensi fisik dan psikis pada anak sd,anak dan orangtua,pelayanan prima kepada orang tua,pengembangan potensi fisik dan psikis anak SD,pengertian perkembangan masa anak anak dan terdiri dari beberapa aspek??,perkembangan fisik dan psikis anak,perkembangan fisik manusia pada fase bayi,perkembangan potensi fisik psikis,pertumbuhan dan perkembangan kreativitas pada anak,pertumbuhan fisik dan psikis pada remaja,perubahan psikis masa konsepsi,potensi psikis dan fisik anak didik,resiko perceraian pada anak,tentang perceraian dan hak isteri di mahkamah syariah singapura?,upaya perkembangan aspek fisik dan psikis anak,makalah perubahan fisik anak usia dini,makalah mengenai upaya orang tua dalam mengembangkan pertumbuhan dan perkembangan anak didik pada aspek fisik dan psikis,ancaman untuk orangtua,askep keluarga bronkopneumonia pada usia toodler,aspek perkembangan kognitif anak