Gejala Diabetes Pada Anak


Penurunan Berat Badan
Pola makan anak-anak yang masih sering berubah mungkin dianggap wajar oleh orang tua. Anak yang tiba-tiba lebih banyak makan dan lebih banyak minum sekaligus lebih sering buang air kecil mungkin sering dipandang biasa. Tapi, anda patut mencermati lebih seksama, apabila si anak malah mengalami penurunan berat badan disaat kegiatan makannya sedang meningkat. Segera pergi ke dokter dan periksakan kadar gula darah anak anda.

Mengompol
Anak anda yang mulai dari usia 3 tahun, tidak pernah mengompol, namun akhir-akhir ini dia melakukan hal tersebut lagi. Anda patut mencurigainya, walaupun dengan kondisi anak anda sedang mengkonsumsi air dengan jumlah banyak.

Terlihat loyo dan kelelahan
Fungsi insulin yang dihasilkan pankreas adalah untuk mentransfer glukosa darah ke dalam sel sehingga glukosa dapat digunakan sebagai sumber energi. Pada penderita diabetes, pankreas yang bertugas untuk menghasilkan insulin didalam tubuh kita, tidak mampu melakukan tugasnya, sehingga jika kebutuhan insulin tidak didapat, tubuh anak akan semakin drop dan terlihat loyo atau kelelahan.

skripsi tentang pola asuh orang tua tunggal dalam melaksanakan fungsi keluarga,pola makanan orang tua,www perkembangan bahasa balita info kia co id,pankreas pada anak 3 tahun,Mpa asi pada bayi kurang gizi karena sufor di bawah 6 bulan,massage bayi di damansara jakarta,masalah orangtua yang memiliki anak tuna grahita,makanan yang dapat menngugurkan janin,makanan pendamping asi usia 6 bulan ke atas berhubungan dengan berat badan meningkat,makan pendamping asi untuk bayi umur 0-12,macam-macam pola asuh orang pada anak cacat mental,latar belakang menurut who perkembangan motorik pada anak usia 1-3 tahun,latar belakang masalah yang sering terjadi pada anak usia 4-5 tahun,pengetahuan ibu perilaku buang air kecil anak,pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang balita usia 1-2 tahun,penyimpanan energi pada pelari maraton,www ibudan anak com,uraian kecerdasan anak usia 1-3 tahun,tumbuh kembang anak bayi 3 bulan,skripsi tentang anak autis yang diberikan terapi sensori integrasi

Informasi Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>