Tahapan untuk Mengetahui Kemampuan Berbicara Pada Bayi


Apa yang bayi ucapkan pertama kali saat berbicara? Yang jelas, sebelum bayi bisa berbicara bayi akan mulai dulu bermain dengan suara-suara celotehannya. Waktu yang penting untuk bayi belajar berbicara terjadi selama 3 tahun pertama kehidupannya. Karena saat itu otak bayi sedang berkembang pesat. Bayi akan mudah mengerti apa yang dibicarakan oleh orangtuanya, tapi belum bisa mengucapkannya dengan baik. Kemampuan bayi dalam mengucapkan kata pertamanya sangat bervariasi tergantung dari masing-masing individu.

Ada beberapa tahapan yang bisa dijadikan petunjuk dalam mengetahui kemampuan berbicara bayi.

Bayi usia 3 bulan.

Saat usia ini bayi mendengarkan kata-kata yang ucapkan orang lain dan memperhatikan mimik wajahnya. Terkadang bayi lebih banyak menyukai suara perempuan dibandingkan laki-laki.

Bayi usia 6 bulan.
Pada usia ini bayi mulai mengoceh dengan suara yang berbeda, seperti berkata ‘ba-ba’ atau ‘da-da’. Saat usia 6 bulan akhir, bayi bisa menanggapi namanya sendiri, mengenali bahasa ibunya dan menggunakan nada suara untuk memberitahu jika bayi sedang bahagia atau sedih.

Bayi usia 9 bulan.
Setelah berusia 9 bulan, bayi mulai dapat memahami beberapa kata dasar seperti ‘tidak’, ‘iya’ atau ‘bye-bye’. Selain itu, bayi juga mulai menggunakan huruf konsonan lebih banyak.

Bayi usia 12 bulan.

Rata-rata bayi bisa mengucapkan beberapa kata sederhana seperti ‘mama’ atau ‘dada’ pada akhir usia 12 bulan serta mengerti apa yang dikatakannya. Pada usia ini bayi mulai bisa menanggapi atau paling tidak mengerti apa yang dibicarakan orang lain.

Bayi usia 18 bulan.

Bayi pada usia ini mulai bisa mengatakan minimal 10 kata-kata sederhana, menunjuk ke orang atau benda serta mulai mengenali nama dari bagian tubuhnya. Saat usia ini bayi sering mengulangi kata dengan hanya mengucapkan suku kata terakhir.

Bayi usia 2 tahun.

Pada usia ini bayi mulai bisa mengucapkan dua sampai empat kata dalam pengucapannya serta sudah lebih jelas maksud dari ucapannya.

Bayi usia 3 tahun.
Bayi yang berusia 3 tahun kosa katanya semakin berkembang dengan cepat dan bisa mengucapkan beberapa kata, meskipun struktur kalimatnya belum terlalu benar. Seperti dikutip dari Parenting, Selasa (29/12/2009) sekitar 1 dari 4 anak mengalami keterlambatan dalam hal berbicara dan kurang dari setengahnya membutuhkan bantuan terapi agar bisa membantunya berbicara.

berbicara,terapi bermain anak usia toddler,sikap ibu terhadap kebutuhan bermain pada anak usia 1-3 tahun,contoh terapi bermain pada anak,kemampuan bicara pada balita,terapi bermain pada anak usia 3 tahun,terapi bermain pada anak usia 1 sampai 3 tahun,terapi bermain pada anak usia toddler,terapi bermain anak toddler,laporan terapi bermain pada anak,tahap usia sekolah,kemampuan berbicara balita,makalah tingkatan motivasi dengan terapi bermain terhadap tindakan keperawatan,pendahuluan bahasa tubuh,terapi okupsi,terapi bermain untuk anak usia 1-3 tahun,program terapi bermain di rumah sakit,proposal terapi bermain usia toddler (1-3 tahun) dirumah sakit,ruang terapi snoezelen adalah,pengertian konsep bermain pada anak usia 1-2 tahun

Informasi Menarik Lain:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>