Mungkin hampir semua orangtua merasa khawatir pada saat anak sakit Karena anak kecil masih memiliki daya tahan tubuh yang belum maksimal, jadi tidak bisa diberikan sembarangan obat. Dan kadang anak-anak bereaksi terlalu buruk terhadap obat yang digunakan. Setiap tahun jutaan anak menderita reaksi yang buruk dari obat-obatan yang dikonsumsi. Umumnya terjadi pada anak-anak usia di bawah 5 tahun. Penisilin dan antibiotik adalah salah satu resep obat yang paling sering menyebabkan masalah seperti ruam, sakit perut dan diare. Sekitar 540.000 anak tiap tahunnya mengalami reaksi buruk terhadap obat-obatan, dan selama rentang tahun 1995 sampai 2005 didapatkan rata-rata anak yang mengalami reaksi terhadap obat sebesar 585.922 anak. Dokter juga harus memberitahukan tentang kemungkinan gejala-gejala yang ditimbulkan oleh pengobatan baru tersebut.
Berdasarkan data penelitiannya, tidak ada kematian yang disebabkan oleh reaksi buruk obat tapi sebanyak 5 persen anak-anak yang sakit tersebut harus menjalani rawat inap lagi. Dalam penelitian ini melibatkan reaksi dari obat-obat yang diresepkan dan juga masalah kelebihan dosis. Masalah yang paling sering dihadapi adalah ketidak jelasan mengenai dosis yang harus diberikan. Karena itu anak-anak yang dirawat di rumah juga rentan terhadap kesalahan pemberian dosis tersebut. Dokter harus benar-benar jelas menerangkan mengenai dosis yang harus diberikan dan orangtua harus memastikan bahwa sudah benar-benar mengerti mengenai dosis pemberian obat cair sebelum meninggalkan apotek.
teknik pemberian obat,anak SAKIT,obat bronchi buat anak,dosis - dosis obat anak,filetype;pdf mengatasi cegukan bayi baru lahir,interaksi obat peresepan pada anak jurnal,reaksi pada anak,sakit perut dan diare pada batita