Kebanyakan bayi pada saat diimunisasi menangis ini semua karena suntikan yang sakit pada saat menusuk kulit bayi. Kesimpulan ini berdasarkan data klinis dari 14 studi sebelumnya, yang mengamati 1.674 kali suntikan. Larutan gula yang digunakan memiliki kadar 30 persen, sedangkan usia bayi yang terlibat kurang dari 1 tahun. Larutan yang terdiri dari sukrosa dan glukosa itu hanya diberikan dalam jumlah kecil, berkisar antara beberapa tetes hingga 1/2 sendok teh.
Pemberian dilakukan melalui mulut, sebelum bayi disuntik serta sesudahnya. Adam Finn, profesor dari University of Britol mendukung penelitian tersebut. Menurutnya segala bentuk upaya untuk mengurangi rasa sakit saat imunisasi bisa diterima, karena bayi cenderung menolak untuk disuntik.
anak menangis,bayi menangis,tips ketika anak imunisasi