Alasan Kenapa Anak Suka Menggigit


Mungkin Anda kaget pertama kali menjadi orangtua yang mungkin akan mengetahui anaknya suka sekali menggigit. Bukan hanya orangtuanya yang suka digigit, tapi bisa juga orang lain. Kadang hal ini membuat orangtua menjadi malu dengan orang lain. Mempunyai anak yang memiliki kelakuan agresif merupakan bagian yang normal dalam hal perkembangan anak, sama seperti perkembangan kemampuan berbicara, berjalan ataupun perkembangan fisik lainnya. Meskipun dianggap normal tapi sebaiknya tidak diacuhkan, beritahu anak bahwa kelakuan agresif seperti suka menggigit tersebut tidak bagus dan tunjukkan cara lain untuk mengekspresikan perasaannya.

Ada beberapa alasan kenapa anak suka menggigit:

Karena ingin protes terhadap sesuatu.

Pada anak usia sekitar 12 bulan lebih akan mencari sesuatu yang menarik dan bisa membuatnya senang. Misalnya dengan memainkan sendok dan menjatuhkannya ke lantai atau membuang mainannya. Namun hal ini biasanya memicu kemarahan orangtua dan melarang hal tersebut. Untuk menunjukkan bentuk protesnya biasanya anak-anak akan menggigit orangtuanya atau berteriak dengan keras.

Meniru apa yang dilihatnya.
Anak-anak akan meniru apapun yang dilihatnya. Jika anak sering kali melihat tayangan atau kelakuan orang-orang yang suka menggigit, maka hal tersebut akan ditiru oleh anak. Karena anak-anak menganggap hal tersebut bukanlah sesuatu yang berbahaya.

Mencari perhatian orang.
Saat anak berada pada situasi dimana anak-anak tersebut tidak menerima perhatian yang cukup, maka anak akan mencari cara agar diperhatikan oleh orang yaitu dengan cara menggigitnya. Karena anak percaya bahwa cara ini cukup efektif untuk bisa mendapatkan perhatian dari orang lain.

Mau mendapatkan apa yang diinginkannya.
Anak-anak berusaha untuk bisa mewujudkan semua keinginannya dan anak percaya bahwa menggigit adalah cara yang paling efektif untuk bisa mengontrol yang lainnya. Seperti jika menginginkan mainan atau teman bermainnya pergi dan membiarkannya sendiri, menggigit adalah cara tercepat untuk bisa mendapatkan apa yang diinginkannya.

Dalam tahap eksplorasi.
Bayi dan anak yang baru bisa berjalan akan belajar melalui sentuhan, penciuman, apa yang didengar dan apa yang dirasakan. Jika orangtua memberikan suatu barang baru maka anak akan memasukkannya ke dalam mulut, hal ini biasa dilakukan oleh semua anak-anak. Dan kebiasaan tersebut biasanya terbawa hingga suka menggigit orang.

Jika ingin tumbuh gigi.

Anak usia 4 sampai 7 bulan merupakan usia seorang anak mulai tumbuh gigi. Gusi yang bengkak atau gatal akan memberikan perasaan tidak nyaman pada anak, sehingga anak akan mencari pelampiasan untuk terbebas dari perasaan tidak nyaman itu yang kadang obyek yang digunakannya adalah orang.

gusi tumbuh,PENGERTIAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK,perempuan menggigit,potong gusi gigi tumbuh,proposal TAK stimulasi sensori suara,ptk empat sehat lima sempurna,Suami suka menggigit,tahap kemampuan berbicara,tahap-tahap kemampuan berbicara,tahapan kemampuan bertanya pada siswa sd,tes berbicara bahasa arab,penyakit apa jika ada tumbuh seperti tulang Di gusi,alat-alat dalam hatchery udang dan aplikasinya,observasi kemampuan berbahasa anak autis,bayi senang mengigit,belajar ngomong bahasa jawa,bentuk-bentuk berbicara,hubungan pengetahuan ibu dengan kemampuan berbicara pada anak usia dini,keterampilan berbicara melalui model role playing,keterampilan bicara anak

Informasi Menarik Lain:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>